Ketika Jemariku Menari di Atas Keyboard

Alhamdulillah, atas rizki dari Allah, kemarin rabu saya resmi memiliki sebuah perangkat komunikasi baru yang katanya cerdas. Telepon genggam itu bermerk Berry hitam dengan spek yang lumayan. Dan, ih waw, ternyata saya memang katrok soal teknologi terbaru.  Udah pertama bingung cara pakainya, gimana download aplikasinya, dimana cari tahu pin-nya, sampai tanya temen, ini indikator hape kalau udah dicharge penuh kayak apa.  -_-

Memang, pada mulanya saya gak terlalu ingin membeli hape baru.  Dengan alasan tak ada keperluan yang mendesak, hape yang lama juga sudah cukup memenuhi semua kebutuhan komunikasi.  Telepon, sms, facebook, twitter, livescore, dan browsing situs-situs tertentu. Hape itu adalah hape yang dulunya punya perusahaan Finlandia bertipe C2-01.  Namun, suatu kebutuhan lain yang tak disangka pun muncul.
Continue reading

Advertisements